Sunday, November 21, 2010

AHAD!

Bismillaah...


"AHAD!"

Why shed these tears of sorrow?
Why shed these tears of grief?
Ya nafsy how soon you forget,
After trials come sweet relief

Why turn you from Ar-Rahman?
Why yearn for a listening friend?
Ya nafsy, do you not remember,
On ALLAH, you must depend?

Read you not those stories,
of the trials in days gone by,
Of the Sahabi beloved by Allah,
Who for Allah's cause did strive?

Why loosen your hold upon him?
Why fling away, His outstretched Hand?
Ya nafsy, do you not remember,
Bilal's sabr on the blazing sand?

"Ahad! Ahad!" He cried,
While his flesh did drip and burn.
"Ahad! Ahad!" He cried,
To Allah alone he turned.

Forget you the firmness of Hamza,
As the gleaming swords did fall?
With Sabr he turned to Allah,
as the qureish did slice and maul.

Why drown in salty teardrops?
How can you dare compare your pain?
To that of Yasir and Summayah,
As the lay tortured on the scorching plain?

Forget you the charring of Khabbab,
As on burning coals he lay?
Ya nafsy how meager your suffering,
Wherefore do you lose your way?

Why befriend you not Al-Wali?
Why not in Salat to Him complain?
Like Job who only to Allah,
Turned in all his grief and pain?

Forget you those trials in this life,
Cleanse your heart and make it clean?
Ya nafsy, why all this sadness?
Do you not wish your heart to gleam?

Be patient in all your hardships,
Allah hears your cries of woe.
So trust Him and His hikma,
For He knows best and you don't know.

So tighten your hold upon him,
Lest He withdraw His outstretched Hand!
And remember the example of Bilal,
As he lay anchored on the blazing sand.

"Ahad! Ahad!" he cried,
While his flesh did drip and burn.
"Ahad! Ahad!" he cried,
To Allah alone he turned.

Monday, November 8, 2010

Seteguh Gunung



Bismillaah...


"No matter how the wind howls, the mountain cannot bow to it"

-Mulan, 1998-

Sunday, October 31, 2010

Cerita tertangguh

Bismillaah...




Aku dah selamat bergraduasi alhamdulillah.Dah hampir sebulan dah pun.Sekarang sibuk berkursus rumahtangga (...lah sangat).haha.Sudah capai umur dua puluh dua tapi masih kekok di dapur memang rasa nak tampar diri sendiri.adehh

Tiba2 teringat cik pipit yang cekap di dapur.Konvo hari tu dah siap jumpa bakal mentua (baca:insyaAllah).Si cantik pulak dah maju sikit ke depan.Sebelum konvo lagi dah siap bertunang waktu raya ketiga.Alhamdulillah...=) Dan kalau tak ada apa2 aral tahun depan bakal berlangsung akadnya.InsyaAllah.

Anyway,jangan risau semua orang aku tak kena peer pressure.hehe Sungguhlah,soal jodoh bukanlah sesuatu yang aku risaukan (baca:buat masa sekarang.ehe).Ada jodoh,jumpalah bak kata qila.

Waktu ni sebenarnya sedang berusaha untuk melaksanakan planning pra-ijazah.Tapi ya Allah,sungguhlah ini ujian.Peluang dah ada untuk aku teruskan dengan rancangan awal tapi kenapa ya dalam hati begitu ragu2.Ahh solat sunat dua rakaat sangat2 diperlukan untuk ini.Kalaulah aku ada sedikit keberanian dan keyakinan...Sedikit saja ya Allah.


Apapun bersyukur bahawa 'hidup' ini belum pernah terhenti.
=)

Saturday, October 9, 2010

Cerita hari ini

Bismillaah...

Current location: Kota Kinabalu


Terdiam lagi.

Manusia dan ceritanya yang mengejutkan
Nanti di masa akan datang puluhan tahun masa ke hadapan
Kau dan aku sama menyaksikan
Doa yang kita ameenkan di kala hujan
Akhirnya dizahirkan dengan kasihNya Tuhan

Ameen ameen ameen~

=)



p/s: kadang aku rasa hikmahnya dosa itu adalah menuju sempurna.benar?

Saturday, October 2, 2010

Lafaz Sakinah

Bismillaah...


Seorang teman baik di facebook tampal video ini di dindingnya.
Curious,aku klik butang 'play'.








aihh...syahdu!
:'(

Sunday, September 26, 2010

Al amin- Pak Samad=)

Bismillaah...


Sebahagian dari yang dicari,diidam
ketemu...

alhamdulillah...
*senyum*

"Hari panas ketika itu,mentari mempunyai kisahnya sendiri,dan langit masih penuh rahsia.Hari panas ketika itu,alam mempunyai kisahnya sendiri,dan gurun masih penuh rahsia.Nabi meminta bejana air,diseluk ke air dan diusap wajahnya,berkata tenang datangnya ajal dan rela.Di pangkuan isteri kepalanya,berkata ia sukar diterka,dan tengah hari Rabiulawal tahun 11 Hijrah Nabi yang mulia menghembus nafas akhirnya.
Hari panas ketika itu,mentari mempunyai kisahnya sendiri,dan langit masih penuh rahsia.Hari panas ketika itu,aduh Nabi sudah tiada"



Honorarium yang bakal ditunai,RM70 aku tahu mahu ke mana.

*senyum lebar lagi dan lagi*

=))


.....

Bismillaah...


"Jika perjuangan satu ummah itu ibarat satu tembok yang besar dan kuat, sekurang-kurangnya jadilah walau satu batu kecil yang turut menjadi sebahagian tembok itu"



Dan aku masih belum cukup yakin untuk berkata yang aku adalah salah satu batu-batu kecil itu.Menjadi sebahagian debu-debunya pun belum tentu.

.....

Kisah aku

kawan satu payung=)

Siapa kena timpa hujan?=)